18 Maret 2011

Kriteria Pelatih Yang Baik

Banyak ahli di bidang pelatihan telah memberikan pandangannya tentang kualifikasi yang harus dipenuhi bilamana seorang pelatih menginginkan dirinya menjadi seorang pelatih yang baik, diantaranya seperti berikut: Rice (1975) menyebutkan bahwa terdapat 4 kulitas yang memberi ciri-ciri pelatih baik yaitu:

  • Kemampuan profesional sebagai guru, baru kamudian menjadi pelatih. Pernyataan ini mengandung pengertian bahwa proses mangajar adalah sangat penting, baik formal (di dalam) ataupun dalam aktivitas olahraga, dan ini tidak berarti bahwa pwlatihan lebih kurang penting dibandingkan dengan pengajaran di sekolah ataupun sebaliknya.
  • Mengetahui cara melatihnaya. Dalam kaitan ini pengalaman sebagai pemain dapat dipergunakan dalam melatih, meskipun tidak selalu dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan pelatihan.
  • Kepribadian yang baik. Pelatih yang baik juga mempunyai kualitas pribadi yang menarik, sehingga atlit yang dilatih atau dalam bimbingannya menjadi loyal serta berusaha untuk melakukan perintahnya, dengan tidak merasa terpaksa.
  • Karakter. Salah satu kualitas dasr yang harus dipenuhi adala masalah karakter. Hal ini sangat penting bagi profesi pelatihan, sebab karakter ini dapat menunjukkan siapa kita?, bagaimana kita?, dan apa yang orang fikirkan tentang kita? Selain itu pelatih berada dalam posisi yang mempunyai pengaruh cukup kuat untuk menanamkan kehidupan yang baik kepada orang lain. Oleh karena itu karakter ini marupakan salah satu tes untuk sesuai tidaknya seseorang memangku jabatan dalam profesi pelatihan.
Dapat dikatakan bahwa pada dasarnya untuk memperoleh keberhasilan dalam kepelatihan dibutuhkan 3 kemampuan utama, yaitu:
Pengetahuan/ilmu diperlukan untuk melakukan pengkajian teoritis mengenai masalah yang berhubungan dengan pelatihan.
Seorang pelatih harus mempunyai keterampilan yang memadai, diantaranya adalah :
  1. Keterampilan teknis.
  2. Keterampilan konseptual
  3. Keterampilan manajerial
  4. Keterampilan antarpersonal
  5. Sikap hidup/ filsafat. Pelatih harus sadar di mana ia berada, sehingga sikap serata perilaku yang dibawakannya tidak tidak berbeda dengan sistem yang dianut atlitnya dan masyarakat sekitarnya.

0 komentar:

Posting Komentar