Tampilkan postingan dengan label Informasi Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi Unik. Tampilkan semua postingan

19 Mei 2011

Charge Hp Dengan Suara


Sesuai dengan judul postingan nge-charge dengan suara kok bisa, ya bisalah hehehe, makannya simak terus artikel ini.
Tentu sobat pernah mengalami yang namanya baterai lowbet dalam hal ini adalah baterai ponsel ataupun hp. Namun sebuah penemuan baru nampaknya akan bisa menjadi solusi alternatif bagi masalah ini. Dikutip dari detiknet para insinyur di bidang elektro dari Sungkyunkawan University di Seol, Korea selatan, mengembangkan sebuah tekhnik baru yang bisa mengubah suara menjadi energi listrik. Jadi baterai ponsel dapat di-charge saat si penggunannya tengah berbicara menggunakan ponsel itu.

Teknologi ini juga dapat memanfaatkan suara latar untuk mengisi ulang baterai saat sedang tidak digunakan. Dari mulai suara musik  hingga kebisingan kendaraan bermotor, bisa menjadi energi untuk ponsel. “Sejumlah pendekatan untuk mengais energi dari lingkunagn sekitar, semakin dikembangkan secara intensif,“ kata Dr Sang-Woo Kim, salah satu peneliti.

“Suara yang selalu hadir dalam keseharian dan lingkungan kita masih diabaikan sebagai sumber energi. Hal ini lantas memotivasi kami untuk mewujudkan semacam pembangkit listrik yang mengubah suara dari percakapan, musik atau kebisingan menjadi energi listrik,” paparnya.

Teknologi ini menggunakan seuts zinc oxide yang diselipkan diantara dua elektroda. Terdapat alat yang menyerap suara pada bagian atasnya dan akan bergetar saat ada suara yang diserapnya. Hal ini menyebabkan zinc oxide tertekan dan gerakan ini menghasilkan arus listrik yang bisa digunakan untuk mengisi ulang baterai ponsel. Sejauh ini, temuan peneliti itu dapat mengubah suara 100 decibel (setara dengan kebisingan lalulintas untuk menghasilkan 50 milivolt listrik).

Suber: detik.com
READ MORE - Charge Hp Dengan Suara

25 April 2011

Kesengsaraan Kunci Umur Panjang

 Jakarta- Hapus senyum Anda sekarang jika ingin hidup lebih lama. Menurut ilmuwan, kesengsaraan ternyata kunci mendapatkan umur panjang. Ini juga berlaku bagi maniak kerja.

Psikolog Dr. Leslie Martin dari La Sierra University, California, Amerika Serikat menemukan individu yang bahagia dan tingkat humor tinggi ternyata meninggal lebih awal daripada rekan mereka yang sering mengerutkan alis dan menggerutu.

Yang menarik,.orang dewasa yang bekerja lebih keras dan pensiun di waktu yang lama ternyata lebih berumur panjang jika terus ‘menjalin cinta’ dengan pekerjaan.

“Mereka adalah individu yang paling bijaksana dan gigih sehingga mampu hidup sehat lebih lama,” ujar Dr. Leslie Martin.

Ia juga menilai orang yang memiliki jiwa bahagia cenderung ‘berjudi’ dengan kesehatan selama bertahun-tahun. Kebahagiaan nyatanya diperoleh dari merokok dan pola makan yang buruk.
Selain itu, sikap optimistis juga membahayakan karena membuat seseorang menyepelekan masalah.
“Kami menemukan bahwa orientasi kehidupan secara umum yang merasa segala sesuatunya baik-baik saja, ternyata membuat mereka ceroboh akan masalah hidup,” katanya.
Penelitian itu bermula pada 1921 dengan meneliti 1500 anak berusia 10 tahun. Saat itu. Ilmuwan memberikan pertanyaan selama beberapa dekade soal pola kerja, kebiasaan, teman, keluarga dan kepemilikan hewan peliharaan.
Sumber: yahoo.com

READ MORE - Kesengsaraan Kunci Umur Panjang

Seberapa Berat Jiwa Manusia

Banyak orang meyakini ide dari jiwa. Bahkan, orang sering melihat ke dunia empiris untuk meningkatkan keyakinan mereka pada agama atau spiritualitas.

Selain itu, ide arwah digunakan orang untuk menguatkan bukti fisik mereka. Bukti ilmiah muncul pada 1907 ketika seorang dokter Massachusetts bernama Duncan MacDougall merancang percobaan untuk mengukur berat jiwa.

Dokter ini menggunakan enam pasien yang sakit parah dan menempatkan pasien itu di ranjang skala khusus. Kemudian, ia mengukur berat badan pasien sebelum, selama, dan setelah kematian.

Hasilnya bercampur namun ia menyimpulkan, memang ada sedikit pengurangan berat badan, yakni rata-rata 21 gram. Hal ini seperti dikutip sciencedaily menyebabkan kehebohan saat itu, dan tampaknya hal itu menjadi bukti jiwa manusia.

Namun dalam pemeriksaan menggunakan metode MacDougall terungkap adanya kekurangan mendalam. MacDougall menggunakan ukuran sampel yang sangat kecil (hanya empat dari enam badan asli) dan hasilnya tidak konsisten.
Selanjutnya, saat tepat kematian tak selalu jelas, bahkan hingga hari ini.  Selain itu pada 1907, metode pengukuran medis jauh lebih kasar. Berat jiwa berubah menjadi hasil ceroboh sains, namun banyak yang meyakini hal itu berabad-abad kemudian.
sumber: yahoo.com
READ MORE - Seberapa Berat Jiwa Manusia